5 Jenis Aktifitas yang Tidak Boleh Dilakukan Ibu Hamil

Masa kehamilan adalah masa yang membahagiakan bagi setiap ibu dan calon ibu di dunia. Karenanya, masa kehamilan yang mencapai waktu hingga 9 bulan lamanya harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Jika tidak dijaga, dampaknya bukan hanya pada si ibu tetapi akan berdampak pada janinnya juga.

Seringkali beberapa aktifitas yang seharusnya tidak dilakukan justru dilakukan oleh ibu hamil. Padahal aktifitas tersebut tergolong dapat mengganggu kesehatan ibu hamil dan janinnya. Agar kandungan selalu terjaga, hindarilah jenis aktifitas berikut ini.

  1. Mandi air panas

Jika sebelum mengandung kamu memiliki kebiasaan untuk mandi atau bahkan berendam dengan air panas, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut jika ingin kandunganmu aman sampai persalinan. Pasalnya, mandi dengan air panas menyebabkan ibu hamil mengalami pusing, lemas, hingga yang terparah adalah keguguran dan kecacatan pada bayi.

  1. Merokok

Dalam kemasan rokok sering ditemui bahwa merokok dapat membahayakn janin. Kalimat ini merupakan sebuah peringatan yang harus diindahkan setiap ibu hamil. Pasalnya, merokok dapat menyebabkan bayi lahir secara premature, berat badan rendah, hingga mengalami cacat bawaan seperti bibir sumbing dan sebagainya.

  1. Mempercantik kuku

Aktifitas berikutnya yang tidak boleh dilakukan ibu hamil adalah mempercantik kuku. Mempercantik kuku biasanya dilakukan di salon menggunakan berbagai macam produk kecantikan. Sedangkan, aroma dari produk-produk tersebut tidak baik untuk kesehatan ibu hamil dan janinnya sehingga aktifitas ini sebaiknya dihentikan dulu ketika hamil.

  1. Membersihkan kandang hewan

Tak sedikit ibu hamil yang memiliki hewan peliharaan. Saat sedang mengandung, sebaiknya hentikan aktifitas merawat hewan peliharan seperti membersihkan kandang hewannya. Karena kotoran dari kandang hewan dapat membawa bakteri. Seperti pada kucing misalnya, kotoran kucing dapat membawa penyakit toxoplasma yang dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir cacat, hingga kematian janin.

  1. Melakukan aktifitas berat

Agar janin dalam kandungan selalu sehat dan terjaga, ibu hamil harus rajin berolahraga. Tetapi, olahraga yang dilakukan tidak boleh olahraga yang tergolong berat. Olahraga berat contohnya lari marathon, angkat beban, hingga pekerjaan-pekerjaan berat lainnya. Aktifitas yang terlalu berat dapat menyebabkan ibu hamil kelelahan bahkan tak jarang menyebabkan pendarahan hingga keguguran.

Selain menghindari aktifitas di atas, ibu hamil harus selalu memperhatikan asupan makannya dan rajin memeriksakan diri ke dokter atau bidan. Masa kehamilan adalah masa emas yang harus selalu dijaga. Menjaga ibu dan bayi yang dikandung harus dilakukan hingga bayi terlahir ke dunia. Untuk itu, jangan lakukan aktifitas di atas agar ibu dan bayi selalu sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *