Begini Cara Penggunaan dan Tips Merawat Air Compressor yang Benar

Air Compressor adalah sebuah alat mekanik atau mesin yang berfungsi untuk meningkatkan tekanan udara. Komponen alat ini terdiri dari motor listrik, mesin bensin atau mesin diesel. Kompresor banyak digunakan untuk beberapa kebutuhan di bidang medis, industri, alat elektronik rumah tangga, dan biasanya digunakan oleh ahli profesional seperti kontraktor dan remodelers interior. Namun, jika Anda tidak memperhatikan aspek kebersihan dan keamanannya, kompresor akan rentan mengalami kerusakan. Beberapa dari Anda mungkin masih awam dalam menggunakannya. Berikut adalah cara penggunaan dan tips merawat Air Compressor yang baik dan benar.

  1. Matikan Kompresor Jika Tidak Digunakan

Jangan terlalu lama menyalakan kompresor. Sebaiknya, matikan kompresor pada saat malam hari dan akhir pekan agar dapat mengurangi beban listrik hingga 20 persen. Jika Anda menerapkan cara ini, maka kompresor tidak mudah rusak dan bisa bertahan lebih lama. Kecuali jika anda menggunakan genset silent sebagai pendampingnya.

  1. Cek Bahan Bakar Kompresor

Pastikan Anda selalu mengecek kadar bahan bakar sebelum menggunakannya. Jika kompresor Anda menggunakan bahan bakar solar, maka jangan biarkan kadar solarnya rendah karena akan dapat menyebabkan kerusakan serius. Anda harus mengganti bahan bakarnya dengan yang masih baru setelah penggunaan selama 500-1000 jam.

  1. Jaga Kebersihan

Jangan biarkan kotoran menumpuk di dalam air filter pada kompresor. Hal ini akan mempengaruhi cara kerja kompresor, sehingga terkesan dipaksakan untuk terus menyala. Dan resiko kompresor tercemar menjadi lebih besar. Pastikan Anda selalu memeriksa semua filter pada kompresor secara teratur. Hindari filter yang tercemar debu dan kotoran. Sebaiknya, Anda mengganti air filter dengan yang baru setiap 3 – 6 bulan sekali. Debu yang menumpuk pada kompresor bisa menghalangi jalannya ventilasi yang baik dan pelepasan panas.

  1. Periksa V-Belt

Jangan biarkan V-Belt pada kompresor dipasang terlalu kendur, hal ini akan membuat V-Belt tergelincir, sehingga komponen ini tidak bekerja secara maksimal. Pemasangan V-Belt yang terlalu keras dapat merusak dan bisa memecahkan poros rotor atau mengurangi waktu pemakaian pada bantalan air-end.

  1. Mengganti Pelumas

Pada saat mengganti oli, sesuaikan dengan kondisi pemakaian normal yang biasanya dilakukan maksimal 500 jam atau sekitar 20-21 hari penggantian oli pertama. Untuk penggantian oli selanjutnya bisa dilakukan maksimal 1500 jam pemakaian atau sekitar 2 bulan pemakaian. Begitu pula seterusnya, pemakaian oli dapat Anda lakukan maksimal 2000 jam atau sekitar 2,5 bulan pemakaian.

Jangan menganggap sepele penggunaan air compressor, jika Anda tidak dapat merawatnya dengan baik, maka mesin pada kompresor akan mudah mengalami kerusakan. Perhatikan selalu kondisi dan cara perawatannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *